WestNoken adalah platform informasi dan edukasi yang menghadirkan fakta-fakta objektif tentang Papua — dari sejarah, budaya, potensi alam, hingga dinamika sosial dan pembangunan terkini. Kami berkomitmen untuk melawan disinformasi dan menghadirkan narasi yang mencerahkan, seimbang, dan berbasis data. Melalui artikel, infografis, dan video edukatif, WestNoken mengajak pembaca untuk memahami Papua secara utuh: keindahan budayanya, perjuangan masyarakatnya, serta upaya nyata pemerintah dan warga dalam membangun tanah Papua yang damai dan sejahtera.
Aksi OPM Bakar Rumah Warga di Kampung Muara Picu Kepanikan dan Pengungsian di Distrik Pogoma Kab. Puncak, Papua Tengah
Aksi OPM Bakar Rumah Warga di Kampung Muara Picu Kepanikan dan Pengungsian di Distrik Pogoma Kab. Puncak, Papua Tengah

Aksi OPM Bakar Rumah Warga di Kampung Muara Picu Kepanikan dan Pengungsian di Distrik Pogoma Kab. Puncak, Papua Tengah

Jayapura — Kelompok bersenjata OPM Wilayah Puncak, Papua Tengah yang dipimpin Lekagak Talenggen dilaporkan melakukan aksi pembakaran terhadap rumah warga di Kampung Muara, Distrik Pogoma, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Senin, 13 April 2026. Tindakan ini dinilai sebagai bentuk kejahatan yang secara langsung menyasar masyarakat sipil dan menimbulkan kerugian serta trauma bagi warga yang terdampak.

Kronologi kejadian bermula ketika warga melihat pergerakan mencurigakan dari sejumlah orang tak dikenal di sekitar kampung. Situasi yang awalnya tampak tidak biasa kemudian berubah menjadi kepanikan saat kelompok tersebut mulai melakukan aksi pembakaran terhadap rumah-rumah warga. Api dengan cepat membesar dan melahap bangunan, membuat warga tidak sempat menyelamatkan banyak harta benda mereka.

Dalam kondisi yang kacau dan penuh ketakutan, warga berusaha menyelamatkan diri dengan meninggalkan kampung menuju tempat yang lebih aman. Aksi yang dilakukan OPM ini tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik, tetapi juga menciptakan ketakutan mendalam di tengah masyarakat. Peristiwa tersebut memperlihatkan bagaimana tindakan kekerasan yang dilakukan kelompok tersebut berdampak langsung pada kehidupan warga sipil yang tidak terlibat dalam konflik.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, terlihat beberapa orang tak dikenal membawa senjata api di sekitar lokasi kejadian, yang diduga merupakan bagian dari kelompok yang sama. Keberadaan mereka memperkuat kekhawatiran akan potensi ancaman lanjutan. Oleh karena itu, pihak keamanan terus melakukan pengawasan intensif untuk memastikan situasi tidak kembali memburuk.

Sebagai langkah lanjutan, pihak keamanan meningkatkan patroli dan penjagaan di wilayah Distrik Pogoma dan sekitarnya. Selain itu, dilakukan pula upaya pendataan terhadap kerusakan serta bantuan bagi warga yang terdampak. Pemantauan terus dilaksanakan guna mencegah terulangnya aksi serupa, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat agar dapat kembali menjalani aktivitas mereka secara normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *