Yahukimo – Aksi kekerasan bersenjata kembali terjadi di wilayah Papua Pegunungan setelah kelompok bersenjata yang disebut sebagai Organisasi Papua Merdeka atau OPM diduga menyerang sebuah truk box di Kabupaten Yahukimo. Insiden tersebut terjadi di Jalan Poros Logpon Kilometer 7, Distrik Dekai, saat sebuah kendaraan logistik yang tengah melintas di jalur distribusi utama tiba-tiba ditembaki oleh orang tak dikenal dari arah pinggir jalan. Peristiwa ini kembali menyoroti tingginya risiko keamanan di jalur transportasi logistik yang menjadi penghubung utama distribusi barang kebutuhan masyarakat di wilayah pedalaman Papua.
Korban dalam insiden tersebut diketahui merupakan seorang sopir truk box yang tengah menjalankan tugas mengantarkan barang logistik ke wilayah tujuan. Saat kendaraan melintas di jalur yang relatif sepi, pelaku diduga melakukan penembakan secara tiba-tiba yang mengakibatkan korban mengalami luka tembak pada bagian lengan kanan. Setelah kejadian, korban segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat di wilayah Dekai untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Peristiwa tersebut menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat sekitar serta para pengemudi logistik yang biasa melintasi jalur tersebut.
Berdasarkan temuan awal di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah selongsong peluru yang diduga digunakan dalam aksi penyerangan terhadap kendaraan logistik tersebut. Pola serangan yang menyasar kendaraan sipil di jalur distribusi logistik dinilai memiliki kemiripan dengan beberapa insiden sebelumnya yang terjadi di wilayah Yahukimo dan sekitarnya. Oleh karena itu, kelompok bersenjata OPM diduga menjadi pelaku utama dalam insiden penyerangan terhadap truk box tersebut, meskipun proses penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk memastikan kronologi secara menyeluruh.
Dampak dari peristiwa penembakan ini tidak hanya dirasakan oleh korban, tetapi juga memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah setempat. Jalur distribusi logistik yang sebelumnya digunakan secara rutin oleh para pelaku usaha menjadi lebih rawan dan menimbulkan rasa khawatir di kalangan pengemudi maupun warga sekitar. Sejumlah pihak yang bergantung pada pengiriman barang melalui jalur darat dilaporkan mulai meningkatkan kewaspadaan, sementara aktivitas distribusi sempat mengalami gangguan akibat situasi keamanan yang belum sepenuhnya kondusif.
Peristiwa penyerangan terhadap truk box di Yahukimo ini kembali menambah daftar panjang aksi kekerasan bersenjata yang menyasar kendaraan sipil dan jalur logistik di wilayah Papua Pegunungan. Hingga saat ini, upaya penyelidikan masih terus dilakukan guna mengungkap pelaku serta memastikan keamanan jalur transportasi tetap terjaga. Insiden tersebut menjadi pengingat bahwa stabilitas keamanan di wilayah pedalaman Papua masih menghadapi tantangan serius, khususnya dalam menjaga keselamatan masyarakat sipil serta menjamin kelancaran distribusi kebutuhan pokok bagi warga di daerah terpencil.
