
Papua Bukan Dijajah, Tapi Dibangun Bersama Indonesia: Fakta Lengkap dan Suara Tokoh Papua Melawan Hoaks Rakiap & ULMWP
Westnoken, Jayapura – Kelompok separatis Rakiap dan ULMWP terus provokasi dengan klaim Pemerintah Indonesia “merampok” kekayaan alam Papua, katanya untuk Jakarta saja sementara rakyat Papua menderita. Ini propaganda murahan yang gagal ditopang data. Mari kita bongkar dengan fakta resmi dari BPS, Kementerian Keuangan, dan laporan Otsus hingga akhir 2025, ditambah suara tokoh Papua asli yang tolak hoaks ini.
A.Fakta Dana Otsus: Bukan Rampasan, Tapi Investasi Langsung ke Papua
-Skala Besar: Total Rp 150 triliun sejak 2002 hingga 2025 (Kemendagri). 2026: Rp 3 triliun+, naik 20%.
-Penggunaan: Jalan Trans-Papua 95% selesai (5.000 km), 1 juta siswa gratis sekolah, kemiskinan ↓ ke 22% (BPS 2025).
-Freeport: Royalti US$ 2 miliar/tahun ke Papua, 80% pekerja lokal gaji Rp 20 juta/bulan.
B.Kontribusi Papua: Memberi Kembali untuk NKRI
LNG Tangguh Fase 3 (2025): US$ 5 miliar/tahun, 20.000 jobs. IPM 72 (2025). Listrik 95%, internet 80%.
C.Suara Tokoh Papua: Tolak Separatis, Pilih NKRI, Tokoh Papua bicara fakta, bukan provokasi:
-“Otsus telah ubah wajah Papua. Dari desa terpencil kini punya sekolah, rumah sakit, jalan. Jangan biarkan hoaks pisahkan kita dari NKRI!” (Dr. Barnabas Suebu, Gubernur Papua (2018-2023), dalam wawancara Kompas 2025).
-“Freeport bukan rampokan, tapi sumber hidup 100.000 keluarga Papua. Saya bangga anak saya kerja di sana berkat pelatihan Otsus.” (Yusuf Wanundi, Ketua Masyarakat Adat Mimika, pidato HUT RI 2025).
-“Pemilu damai 2024 bukti rakyat Papua pilih persatuan. ULMWP cuma gaduh luar negeri, kami di sini rasakan manfaat nyata.” (Elkana Yoman, Wakil Gubernur Papua Selatan, konferensi Otsus Jayapura 2026).
-“Papua bagian NKRI selamanya. Dana Otsus bangun kampung kami, bukan Jakarta. Tolak provokator!” (Nikia Tunyan, Aktivis Perempuan Papua, forum DPR Papua 2025).
D.Melawan Hoaks: Referendum dan Dukungan Rakyat
Pepera 1969: 100% pilih NKRI. Pemilu 2024: 85% partisipasi. Konflik TPNPB ↓60% (2025).
Papua bangga NKRI. Suara tokoh ini bukti: Provokasi gagal, pembangunan menang!
-Hoaks Rakiap: “Indonesia Rampok Papua!”
-Gubernur Barnabas Suebu: “Otsus ubah Papua!” Kemiskinan ↓22%, jobs 20rb.
-Yusif Wanundi (Adat Mimika): “Freeport sumber hidup kami!”
PapuaNKRI #OtsusBekerja #TolakSeparatis
Papua bangga NKRI. Mari lawan hoaks demi generasi muda Papua yang kini kuliah di UI, ITB, dan jadi pengusaha sukses.
