WestNoken adalah platform informasi dan edukasi yang menghadirkan fakta-fakta objektif tentang Papua — dari sejarah, budaya, potensi alam, hingga dinamika sosial dan pembangunan terkini. Kami berkomitmen untuk melawan disinformasi dan menghadirkan narasi yang mencerahkan, seimbang, dan berbasis data. Melalui artikel, infografis, dan video edukatif, WestNoken mengajak pembaca untuk memahami Papua secara utuh: keindahan budayanya, perjuangan masyarakatnya, serta upaya nyata pemerintah dan warga dalam membangun tanah Papua yang damai dan sejahtera.
Pelayanan Kesehatan Keliling Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Perkuat Kemanunggalan TNI dan Masyarakat Papua
Pelayanan Kesehatan Keliling Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Perkuat Kemanunggalan TNI dan Masyarakat Papua

Pelayanan Kesehatan Keliling Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Perkuat Kemanunggalan TNI dan Masyarakat Papua

Pelayanan Kesehatan Keliling Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Perkuat Kemanunggalan TNI dan Masyarakat Papua

Puncak – Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti terus memperkuat komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat Papua melalui pelayanan kesehatan keliling di Kampung Lungguneri, Distrik Pangaleme, Papua. Kegiatan yang dilaksanakan personel Pos KP 55 tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis TNI Angkatan Darat untuk menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas medis, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah perbatasan.

Pelayanan kesehatan dipimpin Komandan Tim 1 Pos KP 55 Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti, Sersan Satu Sabarita Siahaan, bersama personel Pos KP 55 dengan mendatangi langsung rumah-rumah warga. Dalam kegiatan tersebut, prajurit memberikan pemeriksaan kesehatan, pengobatan ringan, serta edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pola hidup sehat. Kehadiran Satgas mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh layanan kesehatan secara langsung.

Komandan Pos KP 55 Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti, Letnan Dua Infanteri Jatonius Parulian Sitompul, mengatakan bahwa pelaksanaan pelayanan kesehatan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat selain menjalankan tugas menjaga keamanan wilayah.

“Kami berharap kehadiran Satgas dapat memberikan manfaat nyata serta mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat,” ujar Letnan Dua Infanteri Jatonius Parulian Sitompul.

Menurutnya, keberadaan Satgas di wilayah penugasan tidak hanya berorientasi pada aspek pengamanan, tetapi juga berupaya mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan dasar warga, termasuk pelayanan kesehatan.

Apresiasi juga disampaikan tokoh masyarakat Kampung Lungguneri, Polau Wanimbo, yang menilai pelayanan kesehatan keliling sangat membantu masyarakat, khususnya bagi warga yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan.

“Pelayanan kesehatan seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama warga yang memiliki keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan. Kami berharap kegiatan ini terus dilaksanakan karena manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” kata Polau Wanimbo.

Pelayanan kesehatan keliling merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang dijalankan TNI melalui pembinaan teritorial dan pemberdayaan masyarakat. Sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mempercepat pembangunan Papua, TNI terus mendukung berbagai program pelayanan dasar, mulai dari pembangunan infrastruktur, penyediaan air bersih, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pendekatan tersebut menjadi strategi untuk menghadirkan negara secara nyata di wilayah yang masih menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan akses layanan publik.

Bagi masyarakat, kehadiran pelayanan kesehatan keliling memberikan manfaat langsung berupa meningkatnya akses terhadap layanan medis dasar, deteksi dini berbagai gangguan kesehatan, serta peningkatan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat. Di sisi lain, interaksi yang terjalin antara prajurit dan masyarakat turut memperkuat rasa saling percaya, mempererat hubungan kekeluargaan, serta menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif bagi pelaksanaan pembangunan di Papua.

Keberhasilan kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pendekatan humanis melalui pelayanan sosial mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap layanan dasar yang menjadi kebutuhan sehari-hari.

Sebagai tindak lanjut, TNI Angkatan Darat melalui Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti akan terus melaksanakan pelayanan kesehatan keliling, komunikasi sosial, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat di wilayah penugasan. Pemerintah bersama TNI berkomitmen memperluas akses pelayanan dasar hingga ke daerah terpencil sebagai bagian dari upaya mewujudkan Papua yang sehat, aman, maju, dan sejahtera dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *