
PAPUA TENGAH, 11 Mei 2026 — Komando Operasi TNI Habema menggelar layanan kesehatan serentak bagi masyarakat di sejumlah wilayah pedalaman Papua Tengah sebagai bagian dari upaya membantu warga yang mengalami keterbatasan akses layanan medis.
Kegiatan pelayanan kesehatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (5/5/2026) di beberapa wilayah, yakni Wangbe, Oksibil, Dugume, Quary Bawah, dan Hitadipat. Layanan diberikan oleh personel dari Yonif 732, Yonif 753, Yonif 613, Yonif 300, serta Satgas Teritorial yang berada di bawah Koops TNI Habema.
Komandan Satuan Tugas Teritorial, Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen TNI untuk hadir membantu masyarakat di daerah penugasan, khususnya wilayah yang sulit menjangkau fasilitas kesehatan.
“Pelayanan kesehatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI untuk terus hadir membantu mengatasi kesulitan rakyat di daerah penugasan,” ujar Stefie dalam keterangannya, Sabtu (9/5/2026).
Tim tenaga kesehatan yang terdiri dari prajurit TNI mendatangi langsung kampung-kampung dan permukiman warga untuk memberikan pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, tindakan preventif, hingga edukasi kesehatan kepada masyarakat.
“Pelayanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan umum, konsultasi medis, tindakan preventif, dan edukasi kesehatan bagi seluruh masyarakat di pelosok Papua,” katanya.
Kegiatan tersebut disambut antusias masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan mendapatkan pengobatan secara langsung. Warga juga menerima edukasi mengenai pola hidup sehat dan pencegahan penyakit.
Wilayah pedalaman Papua selama ini masih menghadapi tantangan akses layanan kesehatan akibat kondisi geografis dan keterbatasan infrastruktur. Kehadiran layanan kesehatan bergerak dari TNI dinilai membantu masyarakat yang sulit menjangkau fasilitas medis formal.
Stefie memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan sebagai bagian dari pengabdian TNI kepada masyarakat di wilayah penugasan.
“Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar semboyan, melainkan wujud kehadiran negara hingga ke pelosok negeri,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, menegaskan layanan kesehatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat Papua, khususnya di daerah terpencil yang memiliki keterbatasan akses kesehatan.
“Melalui layanan kesehatan ini, TNI ingin membantu masyarakat mendapatkan pemeriksaan, pengobatan, dan edukasi kesehatan secara langsung, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di pelosok Papua,” kata Aulia.
