
Jayapura 11 Mei 2026, Film dokumenter Pesta Babi belakangan ramai diperbincangkan karena menampilkan narasi bahwa masyarakat adat Papua terpinggirkan akibat pembangunan. Film tersebut membangun kesan seolah negara hanya hadir melalui proyek-proyek besar tanpa benar-benar memperhatikan masyarakat lokal. Padahal, jika melihat fakta di lapangan, pemerintah justru terus menggelontorkan pembangunan besar-besaran di Papua dalam berbagai sektor strategis seperti infrastruktur, kesehatan, pendidikan, hingga konektivitas wilayah. Karena itu, publik perlu melihat persoalan Papua secara utuh dan tidak hanya terpancing oleh narasi emosional yang dibangun melalui potongan visual dan sudut pandang tertentu.
Salah satu bukti nyata pembangunan di Papua adalah pembangunan Jalan Trans Papua yang menjadi proyek konektivitas terbesar di kawasan timur Indonesia. Jalan ini membentang sekitar 4.330 kilometer dari Merauke hingga Sorong dan dibangun untuk membuka keterisolasian wilayah pedalaman Papua. Data Kementerian PUPR menunjukkan pembangunan jalan tersebut dilakukan agar distribusi logistik lebih mudah, harga kebutuhan pokok menurun, dan akses masyarakat terhadap layanan publik semakin terbuka. Sebelum konektivitas dibangun, banyak wilayah di Papua hanya mengandalkan transportasi udara dengan biaya sangat mahal. Kini berbagai daerah mulai terhubung melalui jalur darat sehingga mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi menjadi lebih baik.
Di sektor kesehatan, pemerintah juga membangun Rumah Sakit UPT Vertikal Papua di Jayapura yang diproyeksikan menjadi rumah sakit rujukan terbesar di kawasan timur Indonesia. Rumah sakit tersebut dibangun menggunakan dana APBN lebih dari Rp576 miliar dan dilengkapi fasilitas modern untuk penanganan kanker, jantung, stroke, ginjal, serta layanan ibu dan anak. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bahkan menegaskan kehadiran rumah sakit ini bertujuan agar masyarakat Papua tidak lagi harus dirujuk ke Makassar, Surabaya, atau Jakarta untuk mendapatkan layanan kesehatan berkualitas. Rumah sakit tersebut juga dirancang menjadi pusat pendidikan tenaga medis di Papua sehingga pelayanan kesehatan lokal semakin berkembang.
Pemerintah juga terus memperkuat pembangunan pendidikan, elektrifikasi, pelabuhan, bandara, hingga program ekonomi masyarakat di Papua. Berbagai proyek dilakukan untuk mengejar ketertinggalan yang selama puluhan tahun menjadi persoalan utama di wilayah tersebut. Bahkan data pembangunan menunjukkan pemerintah pusat terus meningkatkan anggaran infrastruktur Papua agar konektivitas dan pelayanan dasar semakin merata. Tantangan geografis Papua yang berat, wilayah pegunungan yang luas, dan akses antarwilayah yang sulit membuat proses pembangunan memang membutuhkan waktu panjang dan biaya besar. Namun kondisi tersebut tidak membuat negara berhenti membangun Papua.
Narasi yang dibangun film Pesta Babi cenderung hanya menonjolkan sisi negatif pembangunan tanpa memberikan gambaran menyeluruh mengenai upaya pemerintah di Papua. Visual tentang konflik lahan, keresahan masyarakat, atau isu lingkungan memang mudah memancing emosi publik di media sosial. Namun publik juga perlu memahami bahwa pembangunan di Papua tidak semata-mata soal proyek fisik, melainkan upaya membuka akses pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan bagi masyarakat yang selama ini hidup dalam keterbatasan. Kritik tentu boleh disampaikan dalam demokrasi, tetapi tidak tepat jika kemudian muncul kesan bahwa negara sama sekali tidak peduli terhadap Papua.
Pada akhirnya, Papua membutuhkan pembangunan yang berkelanjutan sekaligus tetap menghormati budaya dan masyarakat adat. Pemerintah masih memiliki pekerjaan besar untuk memastikan pembangunan berjalan merata dan tepat sasaran, namun fakta menunjukkan bahwa negara terus hadir melalui berbagai proyek strategis dan pelayanan publik di Papua. Karena itu, masyarakat perlu lebih bijak dalam melihat narasi yang berkembang agar tidak mudah terpengaruh oleh framing sepihak yang menggambarkan Papua seolah sepenuhnya diabaikan. Realitas di lapangan menunjukkan bahwa pembangunan terus berjalan dan pemerintah tetap berupaya menghadirkan kemajuan bagi masyarakat Papua.
